Tubuh yang sehat dapat menunjang berbagai aktivitas dan kegiatan manusia baik di luar maupun di dalam ruangan. Kesehatan tubuh merupakan investasi jangka panjang, karena itu biasakan mengkonsumsi makanan yang sehat bergizi agar di kemudian hari tidak terkena berbagai penyakit.
Di zaman modern dan serba instan seperti sekarang ini, makan tidak berarti asal lezat dan kenyang semata, tetapi juga harus menyehatkan. Cara yang paling mudah untuk membiasakan diri mengkonsumsi makanan sehat dapat di mulai dari rumah dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup.
Para orang tua dapat mengajarkan anak-anaknya sejak dini untuk mengkonsumsi makanan sehat dengan takaran yang pas dan tidak berlebihan atau kekurangan. Misalnya saja, jumlah makanan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, kalsium, dan kandungan gizi lainnya disesuaikan dengan usia dan intensitas aktivitas yang dilakukan setiap harinya. Untuk mendapatkan kandungan gizi yang pas bagi tubuh, Anda dapat terlebih dahulu mengkonsultasikannya kepada ahli gizi atau mencarinya di berbagai sumber yang terpercaya yang membahas tentang gizi dan makanan.
Makanan yang sehat dapat dikenalkan sejak usia dini, walaupun banyak anak-anak yang tidak suka mengkonsumsi buah dan sayuran, namun dapat disiasati dengan mengolah buah dan sayuran dengan bentuk dan tampilan yang berbeda. Misalnya saja buah dan sayuran yang disajikan dapat dikonsumsi dalam bentuk jus disertai susu kental manis atau sirup, sehingga rasanya terasa lebih enak.
Budaya mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dapat dimulai dari tradisi makan sehat pada anak dengan tradisi makan bersama. Orang tua dapat mengenalkan makanan dan minuman sehat kepada anak sebagai gaya hidup sehat. Momen makan bersama dapat menjadi sarana untuk mengajarkan cara makan yang baik pada anak, saling berbagi informasi, berbagi nilai-nilai hidup, dan menjalin kearaban satu dengan lainnya.
Keseimbangan yang baik antara olah raga teratur, istirahat yang cukup disertai dengan mengkonsumsi makanan sehat cukup protein, serat dan memenuhi kebutuhan gizi akan dapat menjaga lemak darah tetap normal.
Perubahan gaya hidup ini akan lebih semakin baik jika secara teratur juga dilakukan cek kadar lemak darah atau kolesterol.
Biasakan makan jamur
Jamur kaya kromium, mineral yang membantu memecah lemak menjadi senyawa sederhana, yakni asam-asam lemak. Aktivitas ini membantu menyusutkan kadar ”lemak jahat” LDL dan meningkatkan kadar ”lemak baik” HDL. Cukup asupan vitamin C bermanfaat meningkatkan penyerapan kromium. Sumber lain kromium adalah kacang-kacangan, seperti kenari, kacang tanah, kacang mete, dan almond.
Camilan kuaci tawar menguntungkan
Selama ini, kuaci kita sepelekan, padahal berlimpah zat tembaga. Pola makan rendah asupan tembaga berkaitan dengan naiknya kadar ”kolesterol jahat” LDL dan terbatasnya ”kolesterol baik” HDL.
Karena itu, lebih sering nikmati kuaci, terutama yang tawar, baik kuaci biji labu maupun biji bunga matahari.
Jeruk nipis mengandung flavonoid
Di antara beragam jenis jeruk, jeruk nipis atau jeruk lemon adalah yang paling banyak mengandung flavonoid. Senyawa ini mampu menghambat produksi ”kolesterol jahat” LDL berlebihan, sehingga mengurangi risiko serangan jantung. Flavonoid bisa pula diperoleh dalam teh, brokoli, tomat, kedelai, bawang berlapis-lapis seperti bawang merah dan bawang bombaiserta delima. Bagaimana mengkonsumsi jeruk nipis atau jeruk lemon? Mudah saja. Campurkan sesendok makan air jeruk dalam air putih atau jus buah.
Makan apel
Serat larut yang banyak terdapat dalam apel, apalagi yang dimakan bersama kulitnya, merupakan sumber betaglukan (beta glucan). Di dalam tubuh, betaglukan ikut berperan mengontrol penyerapan dan produksi kolesterol. Makin tinggi mengendalikan kadar kolesterol dalam darah. Sumber lain: pepaya, buah-buahan yang dimakan bersama kulitnya (apel pir), wortel, kapri, dan sayuran polong-polongan lain pada umumnya (buncis, kecipir, kacang panjang), polong-polongan kering (kacang hijau, kacang merah, kacang tolo), dan beras merah.
lkan tuna mengandung lemak Omega 3
Termasuk sumber asam lemak Omega 3 yang popular, selain ikan salmon dan makarel. Dalam satu hasil penelitian terhadap penduduk yang secara alami pengosumsi banyak ikan, jumlah mereka yang menderita penyakit jantung ternyata sangat rendah. Omega 3 secara khusus melindungi tubuh terhadap kenaikan kadar ”kolesterol jahat” LDL.
Jambu biji lokai merah kaya likopen
Sama seperti semangka merah dan tomat merah,jambu biji lokal merah ini kaya likopen. Dalam sebuah riset, sejumlah pengidap hiperkolesterol diberi makanan sumber likopen secara rutin setiap hari. Setelah 3 bulan, kadar ”kolesterol jahat" LDL mereka menyusut 14%. Likopen berkaitan dengan kerja enzim HMGCoA-reduktase, yang ikut berperan dalam mengendalikan produksi kolesterol.
Avokad banyak mengandung asam pantotenat
Asam pantotenat merupakan senyawa paling menonjol dalam avokad yang berperan meredam kadar kolesterol darah. Asupan asam pantotenat, yang disebut juga vitamin BS, di dalam tubuh akan diubah menjadi pantetin.
Ketika seseorang banyak mengonsumsi bahan makanan berlimpah asam pantotenat, pantetin dalam darahnya meningkat. Pada saat itu juga, kadar Iemak darah menurun, khususnya ”kolesterol jahat" LDL. Sebaliknya, kadar "kolesterol baik" HDL-nya meningkat. Sumber lain asam pantotenat: kuaci tawar biji bunga matahari,jamur, yoghurt, dan ikan salmon.
Tempe kaya fito kimiawi isoflavon
Makanan rakyat ini berlimpah senyawa fito kimiawi isoflavon, yang bersifat antikolesteroL Banyak juga terdapat dalam tahu dan susu kedelai. Berkhasiat menyusutkan kadar ”kolesterol jahat” LDL, termasuk kolesterol total. Sebaliknya, isoflavon menggenjot kadar ”kolesterol baik” HDL yang berperan mencegah penyakitjantung.
Kacang tanah banyak mengandung Lemak sehat
Kacang kulit, yakni kacang tanah berkulit yang dipanggang dalam oven, mungkin ada baiknya dijadikan camilan sehat. Bukan karena terpengaruh iklan, tapi kacang panggang berkulit ini memang berlimpah lemak sehat sekaligus kaya vitamin E. Sumber lain vitamin E: avokad. kuaci tawar biji bunga matahari, almond. Vitamin E ”mengunci" radikal bebas agar tidak merusak ”kolesterol jahat” LDL sehingga pembentukan plak di dinding pembuluh darah dapat dihindari dan mencegah serangan jantung.
Mangga sumber vitamin C potensial
Vitamin C banyak terdapat dalam mangga. Sumber lainnya: belimbing, aneka jenis jeruk (jeruk bali, jeruk keprok. dll). kedondong, pepaya, rambutan, stroberi, dan kiwi. Selain buah, beberapa jenis sayuran yang disantap mentah pun merupakan sumber vitamin C yang potensial, seperti kol, terutama kol merah, cabai merah, dan paprika merah. Vitamin C mencegah “kolesterol jahat” LDL teroksidasi. sehingga menghindarkan terbentuknya plak di dinding pembuluh darah
Sebaliknya, vitamin C mampu membantu meningkatkan kadar ”kolesterol baik” HDL. Vitamin C juga memperkuat peranan vitamin E, sesama senyawa antioksidan kuat sebagaimana vitamin C, dalam menghalangi meningkatnya kadar kolesterol darah.

0 Response to "Budaya Makan Sehat Untuk Menghindari Kolesterol Tinggi"
Posting Komentar