Senin, 25 Desember 2017

Asam Jawa Sebagai Penurun Kolesterol

Asam Jawa (Tamarindus indica L) 

Famili: leguminosae 

Asam Jawa Sebagai Penurun Kolesterol

Deskripsi tanaman: 

Asam jawa (Tamarindus indica) merupakan sebuah kultivar daerah tropis dan termasuk tumbuhan berbuah polong. Batang pohonnya yang cukup keras dapat tumbuh menjadi besar, tingginya bisa mencapai 15 m. Daunnya rindang, bertangkai panjang sekitar 17 cm, dan bersirip genap. Setiap tahun, antara bulan September-Oktober, daun-daun itu luruh berganti dengan daun baru. Bunganya berwama kuning kemerah-merahan dan buah polongnya berwarna cokelat dengan rasa khas asam. Di dalam buah polong, seiain terdapat kulit yang membungkus daging buah, juga terdapat biji berjumlah 2-5 berbentuk pipih dengan warna cokelat agak kehitaman. 

Nama lokal: 

Asam Jawa (Indonesia), asem (Jawa). Di Sumatra disebut bak me (Aceh); acam lagi (Gaye); asam jawa. kayu asam. cumaiagi (Minangkabau); tangkai asem (Sunda); acem (Madura); di Kaiimantan disebut asam jawa; di Sulawesi disebut asang jawi (Gorontalo); cam, ba (Makassar); cempa (Bugis); tamarind (lnggris); ta’ marinier (Prancis). Nama simplesia: TamarindoriPulpd Cruda. 

Habitat: 

Asam tumbuh baik pada variasi kondisi tanah dan iklim yang luas. Tanaman ini tumbuh di tanah berpasir atau tanah liat, mulai dataran rendah sampai dataran menengah (sampai 1.000 m dpl, kadang-kadang 1.500 m dpl), yang di situ hujannya tersebar merata atau musim keringnya panjang dan sangat kentara. Sistem perakarannya yang sangat ekstensif berperan positif terhadap tahannya akan kekeringan dan angin kencang. Di daerah tropik basah (curah hujan > 4.000 mm), pohon asam tidak mampu berbunga, dan diperIukan kondisi basah pada tahap akhir perkembangan buahnya. Pohon yang masih muda tidak tahan oleh embun beku yang ringan saja, tetapi pohon dewasanya rupa-rupanya lebih tahan dingin daripada pohon mangga, avokad, dan jeruk nipis. 

Bagian tanaman yang digunakan:

Daun. Daun asam jawa mengandung berbagai macam zat untuk menurunkan kolesterol. 

Kandungan kimia:

Saponin, flavonoid dan tanin, sitexin, isovitexin, orientin, dan isoorientin. 

Manfaat:

Daun tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat penurun kadar kolesterol tinggi dengan kandungan kimia saponin, flavonoid, dan tanin. 

Cara pemakaian: 

Untuk menurunkan kadar kolesterol, gunakan 12 gram daun asam segar dicuci bersih, Ialu didihkan dengan air 1 gelas selama 15 menit. Setelah dingin, air di saring dan diminum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari. Atau, tumbuk150-200 daun asam jawa, lalu campur dengan 1 gelas air matang panas (200 ml), kemudian diperas, disaring, dan diminum untuk satu kali minum. Dianjurkan untuk membuatnya 3 kali sehari. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar