Jumat, 29 Desember 2017

Belimbing Manis Sebagai Penurun Kolesterol

Belimbing Manis 
(Averhoa carambola L), 

Famili
Oxalidaceae 

Belimbing Manis Sebagai Penurun Kolesterol

Deskripsi tanaman

Belimbing manis batang pohonnya keras, tinggi mencapai 10 m dengan batang yang tidak begitu besar dan mempunyai garis tengah hanya sekitar 30 cm. Cabang muda berambut halus seperti beludru, warnanya cokelat muda. Daun berupa daun majemuk menyirip ganjil dengan 21-45 pasang anak daun. Anak daun bertangkai pendek, bentuknya bulat telur sampai jorong, ujung runcing, pangkal membundar, tepi rata, panjang 2-10 cm, Iebar 1-3 cm, warnanya hijau, permukaan bawah hijau muda. Perbungaan berupa malai, berkelompok, keluar dari batang atau percabangan yang besar, bunga kecil-kecil berbentuk bintang, warnanya ungu kemerahan. 

Buahnya buah buni, bentuknya bulat lonjong bersegi, panjang 4-6.5 cm, warnanya hijau kekuningan, bila masak berair banyak, rasanya asam. Biji bentuknya bulat telur, gepeng. Rasa buahnya asam, digunakan sebagai sirop penyegar, bahan penyedap masakan, membersihkan noda pada kain, mengilapkan barang-barang yang terbuat dari kuningan, membersihkan tangan yang kotor atau sebagai bahan obat tradisional. Perbanyakan dengan biji dan cangkok 

Nama lokal

Belimbing manis (Indonesia), belimbing manih (Minangkabau), belimbing legi (Jawa), belimbing amis (Sunda), bhalimbing manes (Madura), balirang (Bugis). Nama asing: Sweet starfruit. 

Habitat

Ditanam sebagai pohon buah, kadang tumbuh liar dan ditemukan dari dataran rendah sampai 500 m dpl. Pohon yang berasal dari Amerika tropis ini menghendaki tempat tumbuh tidak ternaungi dan cukup lembap. 

Bagian tanaman yang digunakan

Buah 

Kandungan kimia: 

Buah tumbuhan ini mengandung lemak, glukosa, protein, besi, kalsium, fosfor, vitamin.A, B, C, dan juga mengandung niasin. 

Manfaat: 

Belimbing manis, di samping sebagai sumber nutrisi tubuh manusia, juga digunakan untuk pencegahan bahkan terapi berbagai macam penyakit, antara Iain bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah, antikanker, memperlancar pencernaan, menurunkan kolesterol, dan membersihkan usus. Buah belimbing manis merupakan sumber vitamin C yang baik, juga zat besi dan zat kapur. Belimbing manis dapat digunakan sebagai antioksidan yang berfungsi mencegah penyebaran sel kanker. Di indonesia, khasiat ini sudah banyak dikenal sebagai obat tradisional. Pada dinding sel belimbing terdapat petcin yang merupakan bahan pembentuk gel di dalam usus.Terbentuknya gel tersebut mempunyai pengaruh menurunkan kolesterol. Dalam haI ini, pectin mengikat kolesterol dan asam empedu dalam usus serta mendorong pengeluarannya. Buah tumbuhan ini dapat juga berkhasiat sebagai anti inflamasi, peluruh kencing (diuretik) dan peluruh air liur (sialagoga). 

Cara pemakaian

Untuk menurunkan kadar kolesterol, gunakan 2 buah belimbing manis, diperas, lalu air perasannya diminum. Dua perasan untuk satu kali minum. Sehari minum 3 kali. ATAU, 2 buah belimbing manis besar dimakan setelah makan pagi dan makan malam, masing-masing  1 buah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar