Bawang Merah
(Allium Cepa L.)
Famili
Alliaceae
Deskripsi tanaman
Tanaman bawang merah tidak berbatang. Daun tunggal memeluk umbi lapis. Umbi lapis menebal dan berdaging, warna merah keputihan. Perbungaan berbentuk bongkol, mahkota bunga berbentuk bulat telur. Buah batu bulat, berwarna hijau. Biji segitiga warna hitam.
Varietas Bawang Merah
Tanaman bawang merah ada beberapa varietas yaitu:
Varietas Bima Brebes merupakan varietas lokal asal Brebes, dipanen pada umur 6O hari. Anakan dalam satu rumpun mencapai 7-1 2 buah. Di Brebes, tanaman inijarang berbunga. Umbi berwarna merah muda, bentuknya Ionjong kecil dengan suatu cincin kecil pada cakram. Jenis ini cocok sekali untuk dikembangkan di dataran rendah.
Varietas Medan banyak ditanam di daerah Samosir, Sumatra Utara. Dipanen pada umur 70 hari. Satu rumpun terdiri dari 6-12 anakan. Mudah berbunga, warna umbi merah, berbentuk bulat dengan ujung runcing. Jenis ini fleksibel untuk dataran tinggi mau' pun rendah.
Varietas Keling merupakan varietas lokal yang banyak ditanam di Majalengka. Umur 70 hari setelah tanam, varietas ini sudah bisa dipanen. Satu rumpun memiliki 7-13 anakan, sukar berbunga, dan umbinya merah berbentuk bulat. Jenis ini cocok dikembangkan di dataran rendah. Selain varietas di atas, ada jenis bawang merah lain, yakni kuning danbangkok. Hampir semua varietas di atas ditanam pada musim kemarau. Hanya varietas medan dan kuning yang tahan ditanam pada musim hujan.
Nama Lokal
Bawang abang mirah (Aceh); pia (Batak); bawang abang (Palembang); bawang sirah, barambangsirah, dasun merah (Minangkabau); bawang suluh (Lampung); bawang beureum (Sunda); brambang, brambangabang (Jawa); bhabang mera (Madura); jasun bang, jasun mirah (Bali); Iasuna mahamu, Ransuna mahendeng, yantuna mopura, dansuna rundang, Iasuna randang, lansuna mea, lansuna raindang (Sulawesi Utara); bawangi (Gorontalo); laisuna pilas, laisuna mpilas (Roti); kalpeo meh (Timor); bowang wulwul (Kai); kosai miha; bawa rohiha (Ternate); bawa kahori (Tidore). Nama Simplesia: Cepae Bulbus; umbi lapis bawang Merah. ’
Habitat
Tanaman bawang merah dapat ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi, yaitu pada ketinggian 0-1.000 m dpl. Meskipun demikian, ketinggian optimalnya adalah 0-400 m dpl saja. Secara umum, tanah yang tepat ditanami bawang merah ialah tanah yang bertekstur remah, sedang, sampai liat; berdrainase baik; memiliki bahan organik yang cukup; dan pHnya antara 5,6-6,5. Syarat Iain, penyinaran matahari minimum 70%, suhu udara harian 25-32° C, dan kelembapan nisbi sedang 50-70%.
Bagian tanaman yang digunakan
Umbi Lapis
Kandungan kimia
Bawang merah mengandung senyawa flavonoid.
Manfaat
Flavonoid pada bawang merah berfungsi sebagai antioksidan dan menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, dan gula darah.
Cara pemakaian
Untuk menurunkan kadar kolesterol, gunakan 20 gram bawang merah segar, diiris tipis-tipis, lalu dimakan bersama nasi. Lakukan 3 kali sehari dengan ukuran yang sama.
IRISAN BAWANG MERAH.
Senyawa flavonoid yang dikandungnya bekerja sebagai antioksidan dan menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, dan gula darah.

0 Response to "Bawang Merah Sebagai Penurun Kolesterol"
Posting Komentar